Kami di tempat menjalani
Kehidupan yang terjal dan berduri
Di sebuah pengawasan
Yang seharusnya menjadi induk
Ketakutan ini nyata
Ketika masa yang penuh keterpurukan
Di kala darah masih bercahaya
Dalam derasnya air tubuh yang berkecucuran
Kami pejuang hidup
Yang senantiasa berkelana
Menelusuri ruas-ruas jalan
Hingga membumbung tinggi
Dan terkadang semuanya
Membuat kami terjatuh
Sebuah nama sebagai sang penguasa
Menjanjikan segalanya
Dengan bibir manisnya
Yang sebenarnya busuk bagai sampah
Kami percaya untuk anda
Karena tatapan kami setia
Penuh perasaan pada sosok
Seorang yang berbaring
Di dalam gubuk beralaskan tanah
Anda tidak jauh dari sifat hitam
Tidak lain wujud anda penuh kebohongan
Yang menjadikan anda ular penghuni neraka
Dan siapa lagi
Harapan kami hanya tercermin
Pada revolusi yang ‘kan merubah
Dan membentangkan sayap kami
Tanpa anda harus hidup
Tidak ada komentar:
Posting Komentar