Tampilkan postingan dengan label Syair. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syair. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Oktober 2011

02 Agustus 2011

Perlahan namun pasti dari suatu jalan kehidupan

Membentang luas penuh harapan di setiap hadirnya
Seperti tertutup tirai langit yang membutakan mata
Namun kini begitu jelas seperti sebuah gerbang

Siapkah diri ini ?

Dari dosa-dosa kecil yang kian merakit di catatan
Hingga kebodohan untuk setia melupakan-Nya

Gerbang itu masih terlalu suci untuk ku masuki
Sinar yang memancar begitu putih silaukan mata
Namun hati begitu tersentuh akan hadirnya
Hati begitu luluh untuk sebuah pertaubatan

Semua orang punya dosa …
Semua orang pantas untuk itu …

Dari renungan yang bertepi kini semakin dalam
Merasuk di setiap detakan jantung dan aliran nadi
Mengguyur ke hati dan pikiran dari yang semula kotor
Dan aku siap untuk hari ini
Aku siap untuk menjalankan sampai akhir

Terbukalah gerbang itu dengan pintu yang terlindung
Begitu perlahan dengan lantunan syair islam
Memasuki pintu di Bulan Ramadhan
Yang begitu berkah dan penuh ampunan dari-Nya

Bismillah …
Alhamdulillah …

31 Juli 2011 .2

Cinta yang seperti itu …

Berawal dari berbagai cara yang menurutnya indah
Seiring aliran itu mengalir di pembuluh menuju symbol
Waouw !!
Apakah secepat itu ?
Entah seperti apa wujud yang hadir di hadapannya
Yang walupun itu jelek atau buruk
Namun alasannya adalah Cinta
Seperti itukah ?

Bukanlah sebuah pendapat kecil yang tertera
Tentang sebuah cinta yang berarti buta
Buta akan mata hati dan pikirannya
Dirinya sudah tidak peduli terhadap perkataan
Bahkan gambaran daripada orang tuanya

Cinta yang sekali lagi membawanya
Membawa aliran pikirnya yang normal
Merampas jasad dari kebenarnya

Keterlaluan …
Bukankah begitu ?

Cinta yang penuh janji yang menurutnya pasti
Jujur dan setia yang membuat satu keyakinan
Atau harga diri dan bahkan tubuh
Yang dapat menjadi bukti
Tentang sebuah kekosongan
Tentang sebuah tangisan yang mengalirkan darah

Namun tidak untuk semua
Jika cinta datang karena waktu
Yang kita tahu untuk sebuah pemahaman
Untuk suatu jalur dari lembaran kisah kehidupan

Dan cinta yang seperti itulah …

31 Juli 2011 .1

Aku sering memasuki jalan pemikiranku
Penuh isi dan data yang terekam
Namun hari esok siapa yang tahu
Tentang sebuah adegan ataupun fenomena
Atau kesenangan di antara kesedihanku

Tatkala dalam kesendirianku aku merenung
Tentang semua masa yang hadirkan inginku
Tapi aku takut pada retakan-retakan hidup
Namun di sisi lain aku sangatlah berani

Esok akan menjadi hidupku
Mimpiku yang berangan dapat ku gapai
Tidak peduli hal lain
Karena menurutku
Hari esok harus lebih baik dari hari kemarin

30 Juli 2011

Aku terlelap dalam tidurku
Ketika aku bersemayam pada lingkaran lilin-lilin kecil
Yang mengantarkanku menjelma
Memasuki hal yang menarik bagai pelangi
Itu ku ketahui,
Saat kehadirannya mempengaruhi nuansa sekitar dari kelelahan
Namun jejak itu begitu tajam untuk melangkah
Akupun berdiri beratap pohon kecil
Yang berhias daun-daun bunga yang berdansa

Terpukau ku dalam mimpiku
Mimpi yang menghadirkanku kepadamu
Bersinar di depan matamu

Menikmati suasana romantis hingga titik kepuasan
Membuat desahan nafas ku menjadih putih
Ketika salju yang turun menambah hiasan
Seakan musim pergi dengan rasa curiga
Aku bahkan bertanya-tanya

Seiring waktu berdetik
Pemandangan seakan berubah menegangkan
Gemuruh pasir yang seolah datang telah berjasa
Mengingatkanku akan sebuah realita yang penuh kenangan
Namun aku telah terpukau di dalamnya
Aku rayakan hari ini dengan emosi
Everything Is For Today

Bel bergema
Menuju langit dan mengatakannya pada waktu
Memberkahi dalam langkahmu menuju langit
Bersama sayap-sayap yang mungkin menuntunmu
Sampai percikan sinar itu

Semuanya telah kembali
Akupun telah jatuh diantara seribu keindahan
Tentang hiasan itu hanyalah sebuah mimpi
Yang datang untukmu
Namun aku telah terpukau di dalamnya

Aku rayakan hari ini dengan penuh semangat
Everything Is For Today

27 Juli 2011 .2

Lihatlah kau yang mempunyai mereka
Kau berpijak dengan mereka dan di antara mereka
Seharusnya kau tersenyum hadirkan suasana biru
Dengan nuansa dan aroma yang istimewa

Apakah kau yang ku kenal ?
Tidak mungkin …

Hanya sebuah celoteh yang membuat mual
Dan sindiran orang yang tak punya sebuah akal
Kau dapat bertekuk lutut dan lemas tak berdaya
Hanya karena sang pengecut
Sekali lagi hanya karena factor X

Kenapa tidak ?

Bukannya kau sudah merasa kalah
Keseimbangan yang kau berikan
Membuatmu sampai disini ?

Come on !!!
Dan kau masih dapat melangkah sekali lagi
Bersamaan dengan kau melihat mereka
Yang hidup tanpa sebuah warna
Bersinggungan dengan apa yang kau rasa
Inginmu atau mimpi yang bersemayam
Secara otomatis menjadi penyemangat

Come on !!!
Singsikanlengan dan busungkan dadamu
Ketika kau disini untuk sebuah ingin
Jangan kau dan hitammu
Untuk selamanya dan kau raih

27 Juli 2011 .1

Terkadang diri ini menjadi suatu yang sulit
Katakanlah itu tentang sebuah jati diri
Yang membawaku menuntunku ke arah mereka
Membuatku mengungkapkan apa yang tersimpan
Dalam hati rasa dan jiwa
Hingga pesta merah seiring waktu ku rayakan
Mungkin tidak …
Atau cahaya putih yang memancar dalam sikap
Menghiasi setiap gerakan dan aliran di tubuh
Hmmth …
Mungkinkah ?
Aku terdiam di antara hitam putih yang bersebrangan
Menginjak setapak retak yang penuh misteri
Hingga di balik lingkup kain aku hidup bagai sendiri

Cerita selalu di mulai
Di antara alam yang membentang
Aku bermain dalam peranku
Yang tidak lain juga berjulukan sebagai dalang

Aku tidak begitu terkejut akan fenomena
Walaupun selembar dialog tidak terbawa
Namun aku menemukan sesuatu dari itu
Hmmth …
Aku telah jauh dalam anganku
Sesatku ternyata menginjak kursi kehormatan
Di tengah butaku ini
Kenapa aku ?
Ada apa semua ini ?

Tapi sudahlah …
Memang cara semua insan
Yang penuh tanda tanya
Akupun memahami
Dan ku tulis skripsi tentang keheranan sang insan
Hingga lainnya yang membuat mereka termasuk aku
Terpancing dan penuh tanya …

07 Juli 2011 .2

Cinta begitu indah
Ketika kedatangannya tanpa harapan
Namun itulah cinta

Cinta
Bagaikan salju yang turun
Menghiasi daun-daun bunga yang berdansa
Yang membawa diri ke jalannya

Namun cintaku, tidaklah buta
Cinta yang memaksakan kehendak
Cintaku hanyalah sebuah keyakinan
Sebuah kenyataan yang indah
Cinta yang realistis

Tidak ada sebuah paksaan
Namun melihatmu tersenyum
Adalah hal terindah untukku
Menjaga dan melindungi
Serta menghiasi bahagia dan sedihmu
Adalah kebahagiaan cintaku

Aku sayang kamu

07 Juli 2011 .1

Tahukah engkau
Aku melihatmu di sisiku
Tidak sebagai inginku
Tidak untuk kebahagiaan ini
Namun kehadiranmu
Adalah nyawa yang berarti
Untuk ku jaga
Sesuatu yang menjadi diriku
Dari cintamu yang sama

Aku merasakannya
Satu karunia dari-Nya
Yang di berikan untukku
Menjadi pendamping seumur hidupku

Dan memimpikanmu
Menjadi hal terindah
Tentang sebuah harapan
Yang hanya suatu khayalan
Namun aku bermimpi berkelip di depanmu
Seperti salju yang turun

Terungkaplah semua
Tidak hanya suatu mimpi
Dan perasaan yang membumbung tinggi
Aku bahagia kau memahami
Terharu diri ini melihat
Kebesaran cintamu untuk
Seorang diri ini

Kamu bahagia
Dari kisah ini
Memberikan hatimu
Untuk menjadi berkah
Yang terindah untukku

Karena semua itulah
Diriku yang menginginkanmu
Kebahagiaan yang luar biasa
Dariku darimu
Untuk satu

05 Juli 2011 .2

Saya berpikir tentang anda
Benarkah atau sebaliknya
Pilihan yang anda kehendaki
Melawan perasaan saya

Anda bagaikan seorang bayi
Yang suci akan dosa
Anda seperti kertas kosong
Yang belum ternoda
Apakah anda menyadari

Namun apalagi tentang semua
Anda terangkat bagai dewi
Yang menari di atas awan
Dalam hati saya
Anda terbawa angin
Dan perasaan sendiri
Ketika semuanya saya rasakan

Cukuplah melihat senyuman
Dari anda untuk sekarang
Senantiasa menjadi bendungan
Untuk air mata anda

Saya kembali
Dan membayangkan anda
Dalam sebuah kenangan
Ketika pelukan itu anda inginkan
Dan ciuman itu saya berikan

Namun saat itulah
Menjadi satu kemungkinan
Bahwa penantian saya
Begitu berarti untuk anda
Ketika perasaan ini
Tak akan mati

05 Juli 2011 .1

Ketika itu sebuah mimpi
Yang bersarang di benak
Seorang musisi muda
Dengan keyakinannya
Dan semangat
Menjadikannya seorang pemimpi

Berjalanlah ia dalam kehidupannya
Melewati jalur riwayat yang berputar
Seakan terjal itu merata
Duripun tertusuk sendiri
Dan semuanya penuh keheranan
Ketika itu sebuah mimpi

Hanya khayal belaka bagi mereka
Yang tidak membuka mata hatinya
Di kala is dalam kesendiriannya
Bernaung di dunia yang di inginkan
Bersama kepastiannya
Ia teruskan setiap lirik-lirik
Dengan menyatukannya
Antara semua yang menjadi moment

Terbaik itu menurutmu
Kehidupan berada di sisinya
Dan misteri itu datang
Ketika ia dapat berdiri
Merebahkan sesuatu
Hanya sebuah kertas

Ia berdiri
Dan berada di antara mereka
Menjadi kunci
Dari segala pandangannya
Ketika mereka mengagumi
Seorang pemimpi

02 Juli 2011

Pesona itu membuat keheningan
Sejenak ketika keanggunan
Sang bidadari merebahkan
Sehelai selendang yang berserat
Hingga percikan emas itu terpancar

Memanglah penuh keheranan
Dalam keberadaan seorang kaum
Berparas lembut nan menawan

Anda ketika saya menemukan
Di tengahnya kebimbangan
Yang membuat semua ini
Melawan arah pikiran yang berjalan

Mungkinkah langit itu tahu
Ketika mimpi itu bersenandung
Bersama mereka yang melantunkan
Segala ungkapan untuk hari ini

Hanyalah khayalan yang entah
Saya berikan untuk realita
Bersama anda yang di agungkan
Oleh sebuah keinginan

Namun kepastian diri anda tentang saya
Menjadi sebuah realita
Yang setia akan serat-serat
Dalam kepribadian anda

01 Juli 2011 .2

Mengenali kepribadian anda
Telah meringankan senyuman saya
Sekali pertemuan bersama anda
Menemukan sedikit kisah
Walau dalam waktu jarang

Anda melukiskan diri anda
Dalam kanvas kosong
Yang tersimpan di balik tulang rusuk

Anda membuat saya
Menjadikan diri bimbang tentang ini
Saya mengerti sesuatu
Namun paras anda
Mengalahkan keyakinan saya

Saya mengerti tentang anda
Di kala anda dalam pandangan
Di setiap hari saya di sini
Dan perasaan ini selalu berayun
Berganti setiap kembalinya
Di sisi emosional temukan ketidakpastian

Berjalanlah anda sesuai pikiran
Menempuh segala realita
Yang menurut anda adalah
Ketentraman yang ketat
Dan anda melaluinya

Bahagialah kembali pada saya
Tentang semua yang mungkin
Telah menyimpan bingkai hidup
Bersama harapan
Ketika anda ceria
Dan saya bahagia karena anda

01 Juli 2011 .1

Kami di tempat menjalani
Kehidupan yang terjal dan berduri
Di sebuah pengawasan
Yang seharusnya menjadi induk

Ketakutan ini nyata
Ketika masa yang penuh keterpurukan
Di kala darah masih bercahaya
Dalam derasnya air tubuh yang berkecucuran
Kami pejuang hidup
Yang senantiasa berkelana
Menelusuri ruas-ruas jalan
Hingga membumbung tinggi
Dan terkadang semuanya
Membuat kami terjatuh

Sebuah nama sebagai sang penguasa
Menjanjikan segalanya
Dengan bibir manisnya
Yang sebenarnya busuk bagai sampah

Kami percaya untuk anda
Karena tatapan kami setia
Penuh perasaan pada sosok
Seorang yang berbaring
Di dalam gubuk beralaskan tanah

Anda tidak jauh dari sifat hitam
Tidak lain wujud anda penuh kebohongan
Yang menjadikan anda ular penghuni neraka
Dan siapa lagi

Harapan kami hanya tercermin
Pada revolusi yang ‘kan merubah
Dan membentangkan sayap kami
Tanpa anda harus hidup

30 Juni 2011 .3

Apa yang kau ketahui
Apa yang kau rasakan
Dan apa yang kau lakukan

Kau terikat akan bibitmu
Kesalahan yang kau rasakan
Menjadi sahabat yang
Menyelimuti dengan kehinaan

Kau salah tentang jalanmu
Yang kau kehendaki
Hingga harus melawan
Satu kenyatan yang kau terima

Alsan menjadikanmu
Sesosok manusia penuh kebohongan
Entah apa yang terjadi
Namun gambaran matamu
Tidak membuatku meragukan
Tentang kabar yang saat ini
Terbang mengelilingi media

Kau selalu menyimak orang lain
Untuk sebuah pertanyaan
Yang tertusuk akan sejarahmu
Di hadapan korban yang telah
Menjadi sahabatmu hingga saat ini

Rasakanlah itu
Buah yang kau tanam
Dengan pupuk yang ada
Pada balik topengmu

30 Juni 2011 .2

Lonceng itu menjerit
Seolah dalam kesendiriannya
Ia mencari keramaian
Namun bukanlah kesesatan
Untuknya mendengar alunan itu
Hanyalah sebuah peringatan
Tentang sebuah peristiwa
Entah itu harapan atau ketakutan

Mulai berayun semu
Memancarkan serbuan
Dari sinar yang ia dapatkan
Hingga ledakan itu
Menjadi kejutan di pencarian
Yang membawanya sampai
Di balik tirai putih

Sejenak dia berpikir
Tentang masa itu
Ketika perasaan menjadi
Sebuah sirkus yang membuatnya
Mengarungi debu hitam
Dengan senyuman yang nampak
Begitu lebar di paparkannya

Dia menjerit dalam kemenangan
Dalam tangisan ketika dia juga
Meratapi kekalahan

Lonceng membawanya menuju
Kekekalan yang membuatnya
Lupa akan kehadirannya
Namun untuk pertama
Teriakan itu memekik pada
Jarum jam yang selalu
Mengarah pada waktu tengah malam

30 Juni 2011.1

Jangan kau berada di tengahnya
Dan pergilah kau dari amarah

Bergejolak saat itu kau pada sisi jahat
Bersama kepercayaan mengundang
Hingga cahaya yang redup reinkarnasi

Kau berdiri tegak hembuskan semua
Melawan apa yang menjadi buruanmu
Sedikit kesombongan kau tampakkan
Dan ketika itu tombak telah berayun
Pada lapisan besi yang erat
Menjadi setan bagi mereka
Untuk sebuah busur panah

Langkahmu penuh kesetiaan
Menuntunmu bersam tangan
Di bawah sekeliling hitamnya
Medan yang kau pijaki

Dan kau pergilah darinya
Untuk sebuah nafsu emosi
Yang kian memuncak
Memudarkan bintang yang kau gapai

Jangan kau berada di tengahnya
Yang melihatmu dengan mereka
Ketika jutaan keganasan
Dengan nafsumu bersebrangan
Membuatmu tetap berdiri
Dalam sebuah nama

29 Juni 2011 .2

Jejak itu teringat ketika kehadirannya
Yang di hadapan mataku
Bahwa semuanya hanyalah fatamorgana
Namun pelangi seribu warna yang membentang
Pada awan yang bergelombang
Dengan ledakan petir itu
Membuat hujan kebahagiaan datang
Menghiasi bunga dunia
Yang kelak akan di petik
Namun entah siapa dan apa

Perasaan ini terbang menemui
Apa yang semuanya mereka cari
Tangan ini menggenggam semua
Tentang apa yang mereka harapkan

Dengan lembutnya
Tirai itu datang menyambut
Di sambung dengan selendang
Yang panjang menuntunku kelak
Di penantianku yang seharusnya sulit

Perasaan ini terbang menemui
Semua harapan yang tersimpan
Kaki ini melangkah di setiap
Jalan yang mereka impikan
Tangan ini meraih semua
Dengan sebuah optimisme
Yang hanya sebuah ilusi
Atau aku berpikir tentang
Sebuah ketidakmungkinan

22 Juni 2011 .1

Mengarungi di setiap alirannya
Entah pemberhentian yang anda kehendaki
Dengan lembutnya angin
Yang menyapu halus tubuh anda
Seakan dalam tegaknya anda melayang

Amda tidak mengetahui sesuatu
Untuk ke bawah
Anda berimajinasi mengalahkan kenyataan
Yang sebenarnya sinar-sinar itu
Adalah rahasia dari segalanya
Tentang manik-manik itu yang anda kagumi

Anda telah berjalan terhadap aliran
Anda terbang menarik saya
Memahami setiap peristiwa
Yang anda tangisi
Mengulangi di setiap bahagia anda
Ketika anda bertaruh tentang alam

Yang anda kehendaki
Melalui jalan yang berlubang
Dan langit yang kosong
Di tengah pelayaran anda

13 Juni 2011

Pada pepohonan yang menyimpan kesejukan
Menjadi bingkai pada sebuah sangkar
Penghuniny sepasang merpati
Di pagi hari yang tersinari

Di sejuknya pagi
Mentari perlahan menampakkan dirinya
Diam-diam mencoba mengalah
Namun embun pagi telah merata
Menjadi selimut setiap pagi
Yang menjadi teman setia dalam ketenangan ini

Nuansa indah ditengah dedaunan
Sementara gemericik air yang bersuara
Melambangkan tentang birunya alam
Yang menjadi sebuah kekuatan

Maka sepasang dalam setiapnya
Menjadi sebuah anugrah
Dan peristiwa pagi ini
Bermakna syair di pagiku

09 Juni 2011 .3

Saya merindukan anda
Seperti ini perasaan saya
Kehidupan tanpa warna seperti anda
Bagai hilangnya separuh nyawa
Apakah anda merasakannya

Bunga-bunga itu tak berayun
Burung-burung itu tak bermelodi
Dunia dalam angan kosong
Tersimpan sejuk kotak musik
Di penantian sang insan

Saya harap anda tahu
Ikut bermain dalam cerita ini

Saya merindukan anda
Menginginkan kehadiran anda
Cinta dan raga anda adalah kebahagiaan
Saya merindukan anda
Saya menantikan cinta anda

Dan berharap anda akan mengetahuinya